SEJARAH SMK MUHAMMADIYAH 1 WONOSARI

SMK MUHAMMADIYAH 1 WONOSARI


Syari'ah

Pendidikan berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak peradaban yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab (Pasal 3 Bab II UU Nomor 20 tahun 2003). Pengertian tersebut diatas, sejalan dengan tujuan Pendidikan Nasional yaitu: untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Easa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian mandiri, maju, tangguh, cerdas, kreatif, terampil, disiplin, beretos kerja profesional, sehat jasmani dan rohani, menumbuhkan jiwa patriotisme menghargai jasa pahlawan, rasa semangat, cinta tanah air serta berorientasi kemasa depan. Adapun secara khusus tujuan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), mengacu kepada Tujuan Pendidikan menengah dan dipersiapkan siswa untuk melanjutkan pendidikan kejenjang Perguruan Tinggi atau yang sederajat. Menyikapi pernyataan tersebut, pada prinsipnya Sekolah Menengah Kejuruan merupakan jembatan untuk menuju ke jenjang yang lebih tinggi. Keberhasilan di SMK akan ditandai berapa jumlah lulusan yang diterima bekerja atau melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Kecenderungan beberapa orang tua siswa adalah dunia kerja, umumnya mereka mencari pekerjaan yang layak bagi anaknya yang baru lulus dari SMK. Faktor utamanya adalah masalah ekonomi dan latar belakang pendidikan orang tua siswa. Dengan diberlakukannya Otonomi Daerah UU Nomor 22 tahun 1989 dan UU Nomor 25 tahun 2000 dan seiring dengan diterapkannya MBS (Manajemen Berbasis Sekolah) yang merupakan harapan baru dalam mengatasi hal tersebut, MBS SMK harus merumuskan tujuan yang berorientasi pada lingkungan masyarakat setempat. Dengan MBS pula SMK dapat merumuskan dua tujuan yaitu: Pertama, menghasilkan lulusan yang diterima di dunia kerja dan Perguruan Tinggi yang sesuai dengan cita-citanya. Kedua, menghasilkan lulusan yang terampil dan pengetahuan secara luas yang dapat diterima oleh masyarakat luas. Untuk mewujudkan tujuan yang kedua, SMK berkewajiban membekali siswa dengan keterampilan yang relevan dengan kepentingan masyarakat, perencanaan yang matang dan harus disiapkan sedini mungkin. Dan didukung oleh peningkatan dan perkembangan teknologi melalui peningkatan profesi Guru yang berkualitas. .

SEJARAH SMK MUHAMMADIYAH 1 WONOSARI


Syari'ah

SMK Muhammadiyah I Wonosari merupakan sekolah alih fungsi dari SPG Muhammadiyah Wonosari, berdiri pada tahun 1968, yang dipimpin Bapak Whasid, BA (Sebagai Kepala Sekolah) Dengan ditutupnya Sekolah Pendidikan Guru pada tahun 1989, maka sekolah ini beralih fungsi menjadi SMEA Muhammadiyah Wonosari yang ditangani langsung oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Majelis Dikdasmen Gunungkidul. Ditunjuk sebagai Kepala Sekolah adalah Bapak Sabari Sugeng Pranoto, BA. Sedangkan Program keahlian yang diambil adalah Akuntansi. Jumlah siswa pada waktu itu masih kecil karena pada dasarnya hanya melanjutkan dari SPG Muhammadiyah Wonosari, dengan jumlah keseluruhan 6 kelompok belajar (6 kelas). Sejak didirikan Kepala Sekolah yang ditugaskan adalah: Muhari, BA, Sabari Sugeng Pranoto, B.Sc, Washid, BA, Drs. Sutata, Sabar Nuriman, S.Pd Animo masyarakat untuk masuk sekolah ini dari tahun ke tahun bertambah, maka ijin menambah kelas diajukan, hingga mencapai 5 kelas paralel untuk setiap tingkat pada Program Kealihan Akuntansi. Program Keahlian Tata Boga berdiri pada tahun 2001, menerima siswa 1 kelas (40 Siswa), yang pada saat itu masuk kelompok Pariwisata. Jurusan Tehnik Informatika dengan Keahlian Multimedia berdiri tahun 2008, menerima siswa 2 kelas (36 Siswa). Dengan adanya penataan jurusan pada tahun 2008/2009 maka SMK Muhammadiyah I Wonosari terdiri dari: Kelompok Bisnis dan Manajemen dengan Program Keahlian Akuntansi, Kelompok Tata Boga dengan Program Keahlian Restoran, Kelompok Teknologi Imformasi dengan Jurusan Tehnik Informatika Program Keahlian Multimedia. Pada tahun Pelajaran 2008/2009 jumlah siswa mencapai 729 anak, tenaga kependidikan/guru 53 dan karyawan 10. Sedangkan pada tahun ajaran 2011-2012 SMK Muhammadiyah 1 Wonosari membuka Jurusan baru yaitu Rumpun dari Program Keahlian Bisnis Manajemen yaitu Perbankan Syari’ah, dari Rumpun Teknik Komputer dan Informatika dengan Kompetensi Keahlian adalah Animasi. Sehingga pada tahun 2011-2012 SMK Muhammadiyah 1 Wonosari memiliki 5 Jurusan dengan jumlah siswa mencapai 900 siswa. Sedangkan Jumlah kelasnya adalah: Jurusan Akuntansi memiliki 4 Kelas, Tata Boga 1 kelas, Multimedia 2 Kelas, Perbankan Syariah 1 kelas dan Animasi 1 Kelas Sehingga jumlah keseluruhan adalah 9 kelas Paralel.